22
Aug
06

Berlalu bayang itu dengan wajah sendu
Sedu tangis di sela gemerisik angin
Telah pergi yang dicintanya
Butir air mata mengalir
Biarkan kesedihanmu kering bersama air mata itu
Lepaskan kepergiannya
Seperti air mata yang jatuh dari wajah lalu meresap dalam Ibu Bumi
Kesedihanmu tak akan dapat buatku kembali
Relakan saja kematianku

Jogja, Juni 06


0 Responses to “”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: